Memasang CCTV menjadi salah satu cara terbaik untuk meningkatkan keamanan lingkungan rumah atau kantor dan area umum lainnya. Namun, sebelum membeli kamera CCTV, ada satu hal perlu anda perhatikan karena tidak semua CCTV itu sama. CCTV bukan hanya berbeda dari bentuk atau spesifikasinya, tapi ada juga CCTV yang berbeda berdasarkan lokasi pemasangan.
Secara umum, CCTV yang berdasarkan Lokasi pemasangan, terbagi menjadi dua jenis, yaitu CCTV indoor dan CCTV outdoor. Keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu merekam aktivitas di area tertentu, tapi dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Menggunakan CCTV indoor di luar ruangan atau sebaliknya dapat membuat kinerja kamera tidak maksimal bahkan memperpendek umur perangkat. Berikut adalah perbedaan CCTV Outdoor dan Indoor yang perlu anda pahami agar tidak sampai salah pilih saat membeli.
1. Lokasi Pemasangan
Sesuai namanya, perbedaan paling mendasar terletak pada tempat pemasangannya. CCTV indoor secara khusus untuk penggunaan di dalam ruangan yang terlindung dari hujan, panas matahari langsung, debu berlebihan, dan kelembapan tinggi. Kamera ini cocok untuk terpasang di ruang tamu, ruang keluarga, kantor, ruang kelas, gudang, lorong, area kasir, hingga koridor yang berada di dalam bangunan. Sementara itu, CCTV outdoor memiliki kekuatan material yang lebih tinggi sehingga cocok untuk pemasangan di luar ruangan, seperti halaman rumah, carport, area parkir, pintu gerbang, teras, taman, pagar, maupun area loading barang.
2. Ketahanan Terhadap Cuaca
CCTV outdoor memiliki perlindungan yang jauh lebih baik terhadap kondisi lingkungan. Karena berada di luar ruangan, kamera ini harus mampu bertahan dari hujan, panas, angin, debu, bahkan perubahan suhu yang cukup ekstrem. Oleh karena itu, sebagian besar CCTV outdoor memiliki sertifikasi IP (Ingress Protection), seperti IP66 atau IP67, yang menunjukkan ketahanannya terhadap debu dan air. Sebaliknya, CCTV indoor umumnya tidak memiliki perlindungan setinggi itu karena pemasangannya berada di lingkungan yang lebih aman dari kondisi ekstrem dan cenderung stabil.
Baca Juga: Tips Menentukan Titik Pemasangan CCTV Indoor dan Outdoor
3. Material dan Desain
Bahan dari dua jenis CCTV ini tentunya berbeda. CCTV outdoor biasanya menggunakan casing berbahan logam atau material yang lebih kuat agar tahan terhadap benturan ringan dan paparan cuaca dalam jangka panjang.
Sedangkan CCTV indoor lebih banyak menggunakan casing berbahan plastik berkualitas karena tidak memerlukan perlindungan ekstra dari lingkungan luar.
4. Ketahanan terhadap Suhu
Lingkungan luar ruangan memiliki suhu yang dapat berubah secara drastis sepanjang hari. Pada siang hari, kamera bisa terkena panas matahari, sedangkan saat malam atau musim hujan suhu dapat turun cukup jauh. Belum lagi jika ada hujan lebat atau angin. Oleh karena itu, CCTV outdoor harus memiliki desain yang bisa tetap bekerja dengan baik pada rentang suhu yang lebih luas.
Sebaliknya, CCTV indoor bekerja pada suhu ruangan yang relatif stabil sehingga tidak membutuhkan perlindungan khusus terhadap perubahan suhu ekstrem.

5. Bentuk Kamera
Dari segi desain, kedua jenis CCTV ini juga memiliki bentuk yang berbeda. CCTV outdoor sering menggunakan model bullet camera karena memiliki pelindung yang lebih panjang sehingga membantu mengurangi paparan hujan dan sinar matahari langsung pada lensa.
Sementara itu, CCTV indoor lebih banyak menggunakan model dome camera yang tampil lebih ringkas, elegan, dan tidak terlalu mencolok. Desain ini juga membuat orang susah menebak arah lensanya.
Meski demikian, saat ini tersedia pula CCTV outdoor berbentuk dome maupun CCTV indoor berbentuk bullet, tergantung kebutuhan pemasangan.
6. Kualitas Penglihatan Malam
Baik CCTV indoor maupun outdoor umumnya sudah memiliki fitur infrared (IR) atau night vision sehingga tetap mampu merekam dalam kondisi minim cahaya.
Namun, CCTV outdoor biasanya memiliki jangkauan penglihatan malam yang lebih jauh karena harus memantau area yang lebih luas, seperti halaman atau tempat parkir.
7. Sudut Pengawasan
Area pengawasan juga memengaruhi jenis kamera. CCTV indoor biasanya fokus untuk mengawasi ruangan dengan jarak yang tidak terlalu jauh, seperti ruang kerja, ruang tamu, atau gudang. Sebaliknya, CCTV outdoor dirancang untuk memantau area yang lebih luas, misalnya jalan masuk, halaman depan, area parkir, atau pagar rumah.

8. Instalasi
Pemasangan CCTV outdoor umumnya membutuhkan perhatian lebih karena harus mempertimbangkan arah hujan, posisi sinar matahari, ketinggian pemasangan, hingga keamanan kabel agar tidak mudah rusak. Sedangkan pemasangan CCTV indoor relatif lebih sederhana karena berada di lingkungan yang terlindungi.
Dengan mengetahui perbedaan kedua jenis CCTV ini, seharusnya anda tidak akan salah pilih. Tentukan dulu titik pemasangan CCTV, sehingga anda mengetahui jenis dan jumlah yang anda butuhkan. Tidak ada salahnya untuk menggunakan kedua jenis ini untuk jangkauan pengawasan yang lebih luas dan merata.
“Solusi Kebutuhan Kantor Anda”
Jl. MT Haryono, Ruko Istana Dinoyo B11
Kota Malang
TELP 0823-3766-4403


