Cara Download Rekaman CCTV dari DVR, NVR, HP, dan Laptop

Seseorang kadang membutuhkan Rekaman CCTV untuk berbagai kebutuhan, Misalnya sebagai bukti ketika terjadi kehilangan, kecelakaan, tindak kriminal, maupun untuk keperluan evaluasi keamanan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara download rekaman CCTV yang benar agar file video tersimpan dengan utuh dan dapat diputar tanpa kendala.

Pada dasarnya, proses download rekaman CCTV memiliki prinsip yang sama di hampir semua merek, seperti Hikvision, Dahua, EZVIZ, V380, Uniview, Hilook, maupun merek lainnya. Pengguna hanya perlu membuka menu ‘Playback’ atau ‘Search, memilih kamera serta rentang waktu rekaman yang ingin anda unduh, kemudian melakukan Export atau Backup ke media penyimpanan seperti flashdisk, laptop, atau smartphone. Agar lebih mudah memahami prosesnya, berikut cara download rekaman CCTV yang bisa anda ikuti:

> Persiapan Sebelum Download Rekaman CCTV

Sebelum melakukan proses backup, ada beberapa hal yang perlu anda periksa agar proses download berjalan lancar dan hasil rekaman tidak mengalami kerusakan.

1. Pastikan Tanggal dan Waktu CCTV Sudah Benar

Langkah pertama adalah memastikan tanggal dan waktu pada DVR, NVR, atau kamera IP telah sesuai dengan waktu sebenarnya. Pengaturan waktu yang tidak akurat dapat menyebabkan Anda kesulitan menemukan rekaman karena seluruh video tersimpan berdasarkan timestamp perangkat.

Apabila waktu pada sistem terlambat atau lebih cepat beberapa menit bahkan beberapa jam, rekaman yang anda cari mungkin tampak seolah-olah hilang, padahal sebenarnya tersimpan pada waktu yang berbeda.

2. Pastikan Rekaman Masih Tersimpan

Sebelum melakukan export, buka terlebih dahulu menu ‘Playback’ untuk memastikan rekaman yang anda butuhkan memang masih tersedia. Putar beberapa menit rekaman di sekitar waktu kejadian untuk memastikan video masih normal dan tidak mengalami kerusakan (corrupt).

3. Siapkan Media Penyimpanan

Media penyimpanan harus memiliki kapasitas yang cukup. Beberapa pilihan media penyimpanan yang umum orang gunakan antara lain:

  • Flashdisk minimal berkapasitas 8 GB.
  • Harddisk eksternal untuk rekaman berukuran besar.
  • Memori internal laptop atau PC.
  • Penyimpanan internal smartphone.

Jika menggunakan flashdisk, pastikan sudah terbebas dari virus maupun file yang berpotensi mengganggu proses backup.

4. Pastikan Koneksi Stabil

Apabila proses download melalui jaringan menggunakan HP atau laptop, pastikan koneksi LAN maupun Wi-Fi stabil. Koneksi yang sering terputus dapat menyebabkan proses download gagal atau file hasil backup menjadi tidak lengkap.

Cara Download Rekaman CCTV ke Flashdisk dari DVR atau NVR

Metode ini merupakan cara umum terutama ketika berada langsung di lokasi pemasangan CCTV.

1. Hubungkan Flashdisk ke DVR atau NVR

Colokkan flashdisk ke port USB yang tersedia pada DVR atau NVR. Letak port USB biasanya berada di bagian depan atau belakang perangkat. Tunggu beberapa detik hingga sistem mengenali perangkat USB. Umumnya akan muncul ikon USB atau nama flashdisk pada menu Backup maupun Export.

Apabila flashdisk tidak terdeteksi, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Cabut lalu pasang kembali flashdisk.
  • Coba gunakan port USB yang lain.
  • Gunakan flashdisk dengan kapasitas atau merek berbeda.
  • Format ulang flashdisk  bila perlu.

2. Masuk ke Menu Playback atau Search

Gunakan mouse yang terhubung ke DVR/NVR kemudian masuk ke Main Menu. Setelah itu pilih menu yang biasanya bernama:

  • Playback
  • Search
  • Record Search
  • Video Playback

Nama menu dapat berbeda pada setiap merek, namun fungsinya tetap sama. Selanjutnya:

  • Pilih kamera yang ingin anda ambil rekamannya.
  • Tentukan tanggal kejadian.
  • Pilih perkiraan jam terjadinya peristiwa.

3. Tentukan Bagian Rekaman Pengunduhan

Putar rekaman terlebih dahulu untuk memastikan momen yang anda cari benar-benar tersedia.

Setelah menemukan kejadian tersebut, tentukan:

  • Waktu mulai (Start Time)
  • Waktu selesai (End Time)

Beberapa DVR memungkinkan pengguna mengatur waktu secara manual, sedangkan lainnya menggunakan timeline yang dapat bergeser (drag). Sebaiknya ambil rekaman beberapa menit sebelum dan sesudah kejadian agar kronologi peristiwa terlihat lebih lengkap.

Selain itu, memilih durasi yang tidak terlalu panjang juga akan mempercepat proses export dan menghasilkan ukuran file yang lebih kecil.

4. Pilih Media Penyimpanan dan Format Video

Masuk ke menu Export atau Backup. Pilih media penyimpanan berupa USB Flashdisk sebagai tujuan penyimpanan. Jika tersedia pilihan format video, gunakan format yang umum seperti MP4 atau AVI.

Kedua format tersebut biasanya support pada hampir semua media player tanpa memerlukan software tambahan atau convert ke formal lain. Beberapa DVR juga menyediakan opsi seperti Include Player atau Attach Player.

Apabila tersedia, aktifkan fitur tersebut agar sistem ikut menyalin aplikasi pemutar video bawaan. Hal ini sangat membantu apabila hasil export menggunakan format khusus seperti H.264, H.265, atau DAV.

5. Jalankan Proses Export

Periksa kembali seluruh pengaturan, mulai dari:

  • Kamera yang dipilih.
  • Tanggal rekaman.
  • Waktu mulai dan selesai.
  • Lokasi penyimpanan.
  • Format video.

Apabila sudah benar, klik Start, Export, atau OK.

Selama proses berlangsung, jangan mencabut flashdisk ataupun mematikan DVR.

Tunggu hingga indikator menunjukkan proses pengunduhan data telah selesai, misalnya muncul pesan “Export Successful”, “Backup Complete”, atau “Progress 100%”.  Jika DVR memiliki fitur Safely Remove USB, gunakan fitur tersebut sebelum mencabut flashdisk.

6. Periksa Hasil Rekaman di Komputer

Hubungkan flashdisk ke laptop atau komputer. Buka folder hasil backup kemudian coba putar file menggunakan media player seperti VLC Media Player, Windows Media Player, atau Media Player Classic.

Apabila file menggunakan format khusus seperti .dav, .h264, atau format proprietary lainnya, gunakan software pemutar bawaan dari produsen CCTV atau aplikasi CMS yang mendukung format tersebut. Anda juga bisa menggunakan software khusus yang dapat meng-convert video atau media lainnya menjadi berbagai format. 

Baca Juga: Berapa Lama Rekaman CCTV akan Tersimpan?

Cara Download Rekaman CCTV Lewat HP

Saat ini hampir seluruh sistem CCTV modern dapat terakses melalui aplikasi smartphone sehingga pengguna dapat mengunduh rekaman tanpa harus datang ke lokasi. Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan”

1. Download Rekaman Menggunakan Hik-Connect

Buka aplikasi Hik-Connect kemudian login menggunakan akun yang telah terhubung dengan perangkat. Setelah perangkat berstatus Online, lakukan langkah berikut:

  1. Pilih DVR, NVR, atau kamera IP.
  2. Masuk ke menu Playback atau Remote Playback.
  3. Pilih kamera.
  4. Tentukan tanggal dan jam kejadian.
  5. Putar rekaman untuk memastikan video tersedia.
  6. Tekan tombol Download atau ikon panah ke bawah.
  7. Tentukan durasi video yang akan anda unduh.
  8. Konfirmasi proses download.

Setelah selesai, rekaman biasanya tersimpan pada galeri video HP atau folder khusus aplikasi.

2. Download Rekaman pada Kamera V380

Untuk kamera Wi-Fi yang menggunakan aplikasi V380:

  1. Buka aplikasi V380.
  2. Pilih kamera yang anda inginkan.
  3. Masuk ke menu Replay.
  4. Pilih sumber rekaman dari Micro SD Card.
  5. Tentukan tanggal dan jam kejadian.
  6. Pilih rekaman.
  7. Tekan ikon Download.
  8. Tunggu hingga muncul notifikasi bahwa proses download telah selesai
  9. Keluar dari aplikasi.

3. Download Rekaman Menggunakan EZVIZ

Langkah pada aplikasi EZVIZ juga hampir sama. Prosesnya meliputi:

  1. Login ke aplikasi.
  2. Pilih kamera.
  3. Masuk ke Playback.
  4. Pilih waktu kejadian pada timeline.
  5. Tekan tombol Download.
  6. Tunggu proses hingga selesai.

Jika koneksi internet kurang stabil, gunakan kualitas video standar (SD) agar proses download lebih cepat dan tidak mudah gagal.

Tips Download Rekaman Melalui Smartphone

Beberapa hal berikut dapat membantu proses download berjalan lebih lancar:

  • Gunakan jaringan Wi-Fi jika ukuran file besar. Anda bisa menggunakan data HP, namun pastikan kuota internet anda masih mencukupi untuk melakukan pengunduhan.
  • Pastikan pula ruang penyimpanan HP masih cukup.
  • Jangan menutup aplikasi selama proses download berlangsung.
  • Setelah selesai, buka galeri atau folder download untuk memastikan file berhasil tersimpan.

Cara Download Rekaman CCTV Melalui Laptop atau PC

Apabila DVR atau NVR terhubung ke jaringan, proses backup dapat anda lakukan langsung dari komputer menggunakan software CMS dari produsen CCTV. Sebagai contoh, Hikvision menggunakan aplikasi iVMS-4200, sedangkan produsen lain menyediakan software CMS masing-masing.

1. Hubungkan Perangkat ke Software CMS

Instal software yang sesuai dengan merek CCTV. Selanjutnya tambahkan perangkat menggunakan informasi seperti IP Address atau Domain, Port, Username, dan Password.  Setelah berhasil menambahkan perangkat, pastikan statusnya Online dan Live View dapat ditampilkan.

2. Buka Menu Playback

Masuk ke menu Playback atau Remote Playback. Kemudian Pilih, Kamera, Tanggal, dan Rentang waktu kejadian yang anda inginkan. Putar rekaman untuk memastikan video tersedia dan tidak rusak atau error.

3. Export Rekaman

Pada timeline playback, tandai rentang waktu yang akan anda unduh. Setelah itu pilih menu Download, Export, atau Save.  Tentukan folder tujuan penyimpanan di laptop bisa di folder C/D.  

Jika tersedia, pilih format video MP4 atau AVI agar lebih mudah diputar. Klik Start dan tunggu hingga proses selesai 100%. Selama proses berlangsung, jangan menutup software ataupun memutus koneksi jaringan.

Tips Menjaga Integritas Rekaman CCTV sebagai Barang Bukti

Apabila rekaman CCTV akan anda gunakan sebagai barang bukti, menjaga keaslian file menjadi hal yang sangat penting. Anda sebaiknya melakukan beberapa langkah ini saat pengunduhan:

  • Ambil rekaman beberapa menit sebelum dan sesudah kejadian agar kronologi peristiwa terlihat utuh.
  • Simpan hasil backup di lebih dari satu media, misalnya flashdisk, harddisk eksternal, dan penyimpanan cloud untuk mengurangi risiko kehilangan data.
  • Hindari mengedit, memotong, atau mengompresi file asli. Jika anda memerlukan versi yang lebih kecil untuk pengiriman melalui internet, tetap simpan salinan original yang tanpa perubahan. Karena biasanya hasil kompresi membuat kualitas video menjadi menurun.
  • Catat informasi penting seperti tanggal dan waktu kejadian, lokasi kamera, nama kamera atau channel, jenis perangkat DVR/NVR yang digunakan, serta format file hasil export. Dokumentasi ini akan memudahkan proses verifikasi apabila rekaman untuk keperluan investigasi, audit keamanan, maupun proses hukum.

CV Cahaya Mustika
“Solusi Kebutuhan Kantor Anda”
Jl. MT Haryono, Ruko Istana Dinoyo B11
Kota Malang

TELP 0823-3766-4403